Putri Leonor Buktikan Pentingnya Menguasai Banyak Bahasa bagi Pemimpin Masa Depan
Tahukah Sahabat LBI bahwa kemampuan menguasai berbagai bahasa dapat menjadi salah satu bekal penting bagi seorang calon pemimpin? Putri Leonor dari Spanyol adalah salah satu contohnya. Selain dikenal sebagai pewaris takhta Spanyol, Putri Leonor juga menarik perhatian publik internasional melalui kemampuannya menggunakan beberapa bahasa dalam sejumlah kesempatan resmi.
Putri Leonor, yang memiliki nama lengkap Leonor de Todos los Santos de Borbón y Ortiz, lahir pada 2005 sebagai putri sulung Raja Felipe VI dan Ratu Letizia. Sebagai pewaris takhta, ia dipersiapkan melalui pendidikan dan pelatihan yang panjang untuk menjalankan berbagai tanggung jawab publik di masa mendatang. Salah satu bagian penting dari persiapan tersebut adalah kemampuan berbahasa. Dalam berbagai kesempatan resmi, Putri Leonor secara konsisten menunjukkan kemampuan berkomunikasi menggunakan beberapa bahasa sekaligus. Kemampuan tersebut menjadi bekal yang mendukung perannya sebagai pewaris takhta, terutama dalam membangun komunikasi lintas budaya dan menjalin hubungan diplomatik yang baik di lingkungan internasional.
Lantas, bahasa apa saja yang pernah digunakan Putri Leonor dalam berbagai kesempatan publik? Yuk, simak selengkapnya!
Kemampuan Multibahasa Putri Leonor dalam Pidato Publik
Kemampuan berbahasa Putri Leonor terlihat dalam sejumlah pidato dan kegiatan resmi. Salah satu momen yang paling menarik perhatian terjadi pada 2019, ketika ia masih berusia 14 tahun. Dalam pidatonya pada Premios Princesa de Girona di Barcelona, Leonor menggunakan bahasa Spanyol, Catalan, Inggris, dan beberapa ungkapan dalam bahasa Arab ketika menyapa salah satu penerima penghargaan dari Timur Tengah. Pidato yang disampaikan di hadapan keluarga kerajaan dan para penerima penghargaan ini menuai pujian masyarakat luas. Ia kemudian menutup pidatonya dalam bahasa Catalan dengan menyampaikan "Cataluña siempre ocupará un lugar especial en mi corazón," (Catalonia akan selalu memiliki tempat istimewa di hatiku). Momen tersebut mendapat sambutan hangat dari pada hadirin.
Dua tahun kemudian, pada acara FPdGi Awards 2022, Putri Leonor kembali menunjukkan kemampuannya. Dalam pidatonya, Leonor menggunakan bahasa Spanyol, Catalan, serta bahasa Inggris ketika menyampaikan pesan kepada Trang Nguyen, penerima penghargaan internasional asal Vietnam. Acara yang berlangsung di Cornellà de Llobregat, Barcelona, tersebut dihadiri dalam kapasitasnya sebagai Presiden Kehormatan Yayasan. Pidatonya antara lain membahas pentingnya pendidikan, komitmen sosial, serta kondisi anak muda yang terdampak perang di Ukraina.
Pada 2024, Putri Leonor melakukan kunjungan resmi pertamanya ke luar negeri dengan mengunjungi Portugal. Dalam pidato sambutannya di hadapan Presiden Portugal, Marcelo Rebelo de Sousa, ia menyampaikan pidato dalam bahasa Spanyol dan Portugis. Ia mengungkapkan kebahagiaannya atas sambutan hangat yang diterimanya serta mengenang Portugal sebagai negara yang menjadi tujuan kunjungan resmi pertama kedua orang tuanya setelah mereka naik takhta sebagai Raja dan Ratu Spanyol. Ia pun menutup pidatonya dengan bersulang dan menyerukan bahasa Portugis, “Saúde!”
Kemampuan menggunakan beberapa bahasa dalam situasi formal seperti ini tentu menjadi keterampilan yang penting bagi seseorang yang kelak akan menjalankan berbagai tugas kenegaraan dan berinteraksi dengan masyarakat internasional.
Kemampuan Bahasa Tidak Datang Secara Instan
Nah, Sahabat LBI, kemampuan tersebut tentu tidak diperoleh secara instan. Seperti halnya proses mempelajari bahasa baru, kemampuan berbahasa membutuhkan pembelajaran dan latihan yang konsisten sejak usia dini melalui lingkungan pendidikan dengan pembelajaran bahasa yang beragam.
Sejak usia 3 tahun, Leonor mendapat pendidikan di Santa María de los Rosales di Madrid. Dalam pendidikannya, ia mempelajari bahasa Inggris dan mendapatkan pembelajaran bahasa lain, termasuk Prancis, Jerman, dan Mandarin. Ia juga mendapatkan pembelajaran mengenai bahasa-bahasa resmi lain di Spanyol, seperti Catalan, Basque, dan Galisia. Kemampuan Leonor dalam bahasa Inggris juga berkembang melalui lingkungan pendidikan yang mendukung penggunaan bahasa tersebut. Ia kemudian melanjutkan pendidikan menengahnya melalui program International Baccalaureate (IB) di UWC Atlantic College di Wales, Inggris Raya. Program ini mempertemukannya dengan lingkungan pendidikan internasional dan siswa dari berbagai negara.
Rupanya, perjalanan Putri Leonor dalam mempelajari bahasa belum selesai sampai di situ, Sahabat LBI. Berdasarkan informasi yang dirilis oleh elconfidencialdigital.com, di tengah rangkaian pelatihan militernya, ia juga dipersiapkan untuk mengikuti program pelatihan tambahan sepanjang 2026. Salah satu fokusnya adalah pembelajaran intensif bahasa Arab dan Mandarin, yang dipilih karena relevansinya dengan kawasan dan perkembangan ekonomi global. Sementara itu, bahasa Inggris dan Prancis yang telah lama dipelajarinya disebut sudah dikuasai dengan baik. Pembelajaran tersebut menjadi bagian dari persiapannya sebagai calon kepala negara agar kelak dapat berkomunikasi secara lebih mandiri dalam berbagai pertemuan dengan delegasi internasional.
Bahasa sebagai Bekal untuk Lingkungan Internasional
Bagi seorang calon kepala negara, kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang tentu memiliki nilai tersendiri. Kemampuan bahasa dapat membantu seseorang membangun komunikasi yang lebih dekat, memahami perspektif budaya lain, serta mengurangi hambatan ketika berinteraksi dalam lingkungan internasional. Hal ini pula yang terlihat dari sejumlah pidato Leonor. Ia tidak selalu menggunakan satu bahasa untuk seluruh pidatonya. Sebaliknya, ia menggunakan bahasa yang sesuai dengan konteks dan audiens yang dihadapinya. Dengan kata lain, kemampuan berbahasa bukan hanya tentang “bisa berbicara dalam bahasa asing”, tetapi juga tentang memahami kapan, kepada siapa, dan dalam konteks apa bahasa tersebut digunakan.
Belajar Bahasa, Investasi untuk Masa Depan
Perjalanan Putri Leonor menunjukkan bahwa kemampuan menguasai lebih dari satu bahasa tidak hadir begitu saja, tetapi tumbuh melalui proses belajar yang panjang dan konsisten. Bagi Leonor, kemampuannya menggunakan berbagai bahasa menjadi salah satu bagian dari persiapannya sebagai calon Ratu Spanyol.
Bagi kita, kisahnya dapat menjadi inspirasi bahwa mempelajari bahasa baru sejak sekarang merupakan salah satu langkah untuk membuka lebih banyak peluang di masa depan. Tidak harus langsung mempelajari banyak bahasa sekaligus, Sahabat LBI bisa memulainya dari satu bahasa yang paling ingin dikuasai, kemudian mengembangkannya secara bertahap.
Bahasa Inggris untuk mendukung pendidikan dan karier? Bahasa Jepang atau Korea untuk memperluas wawasan budaya? Bahasa Mandarin untuk kebutuhan bisnis? Atau justru bahasa Spanyol karena tertarik dengan budaya Spanyol dan negara-negara berbahasa Spanyol? Apa pun pilihannya, yang terpenting adalah memulai dan terus berlatih.
Mulai Perjalanan Bahasa Bersama LBI FIB UI
Untuk Sahabat LBI yang ingin memulai perjalanan belajar bahasa, Lembaga Bahasa Internasional (LBI) FIB UI menyediakan berbagai pilihan kursus bahasa yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan masing-masing. Mulai dari bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Rusia, Arab, Jepang, Korea, Mandarin, hingga Spanyol, Sahabat LBI dapat memilih bahasa sesuai dengan minat dan kebutuhan, kemudian mempelajarinya secara bertahap bersama pengajar profesional.
Bahkan, jika kisah Putri Leonor membuat kamu semakin tertarik mempelajari bahasa Spanyol, LBI FIB UI juga menyediakan kursus bahasa Spanyol yang dapat menjadi langkah awal untuk mengenal bahasa dan budaya Spanyol lebih dekat. Siapa tahu, satu bahasa yang kamu pelajari hari ini dapat membuka lebih banyak kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun relasi internasional, dan bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.
Jadi, Sahabat LBI, tidak perlu menunggu memiliki kesempatan besar untuk mulai belajar bahasa. Satu bahasa baru yang kamu pelajari hari ini bisa menjadi langkah kecil menuju lebih banyak peluang di masa depan. Yuk, mulai perjalanan bahasamu bersama LBI FIB UI dan temukan sejauh mana satu bahasa baru dapat membawamu melangkah!
Informasi lebih lanjut mengenai berbagai kursus bahasa di LBI FIB UI dapat Sahabat LBI akses melalui laman berikut: https://lbifib.ui.ac.id/id/language-course
Penulis: Maulida Diva Karamah (Sastra Indonesia, 2024)
Referensi
Casa de S.M. el Rey. (2022). Palabras de la Princesa de Asturias y de Girona en los Premios Fundación Princesa de Girona 2022 [Video]. YouTube. https://youtu.be/0flxkMX6_0Q?si=ZnETJbD2-1ItIe9H
Cuevas Ramiro, S. (2026). El programa de Leonor a corto plazo: formación técnica y diplomática. Monarquía Confidencial. https://www.elconfidencialdigital.com/monarquia/articulo/espana/programa-leonor-corto-plazo-formacion-tecnica-diplomatica/20260224050000149453.html#1
Fundación Princesa de Girona. (2019). Palabras de S.A.R. la Princesa de Asturias y Girona en los premios FPdGi 2019 [Video]. YouTube. https://youtu.be/8iVfodw_KX4?si=ZOOdkiQeYbwHQ-FP
Roca, A. (2025). Así se prepara Leonor para ser Reina algún día: idiomas, internado en Gales y formación militar. Antena3. https://www.antena3.com/novamas/gente/asi-prepara-leonor-ser-reina-algun-dia-idiomas-internado-gales-formacion-militar_2025103169049c8e9d1df17d22e85b74.html
Vanitatis. (2024). Primer discurso de la princesa Leonor en Portugal [Video]. TikTok. https://www.tiktok.com/@vanitatis/video/7390725269734100257
Yin, J., & Lu, T. (2024). 19岁的她,下一任女王 [She is 19, the next queen]. 环球人物网. https://www.globalpeople.com.cn/n4/2024/0619/c305916-21386735.html#1